GUM0GfM5TSr5GUYiBUd7TUCpTA==
0
    0
      Breaking News

      10 Fungsi Smartwatch yang Berguna untuk Aktivitas Sehari-hari

      Apa saja fungsi smartwatch? Kenali 10 fungsi smartwatch yang berguna sehari-hari, mulai dari notifikasi, Bluetooth Calling, olahraga, detak jantung


      10 Fungsi Smartwatch yang Berguna dalam Kehidupan Sehari-hari

      Ketika pertama kali memakai smartwatch, biasanya kita tertarik karena tampilannya. Layar yang bisa diganti-ganti, desain modern, dan banyaknya fitur memang membuat jam tangan pintar terlihat menarik.

      Tetapi setelah digunakan setiap hari, ada hal lain yang justru lebih terasa: smartwatch membuat beberapa aktivitas kecil menjadi lebih praktis.

      Contoh paling sederhana adalah ketika ada pesan masuk.

      Sebelum memakai smartwatch, kita mungkin langsung mengambil HP hanya untuk mengetahui siapa yang mengirim pesan. Setelah terbiasa memakai smartwatch, cukup mengangkat pergelangan tangan dan melihat notifikasinya.

      Kelihatannya sepele.

      Namun kalau dilakukan berkali-kali dalam sehari, fungsi seperti inilah yang akhirnya membuat smartwatch terasa berguna.

      Menariknya, dari sekian banyak fitur yang ditawarkan smartwatch modern, belum tentu semuanya akan sering digunakan. Ada beberapa fungsi yang menurut kami jauh lebih relevan untuk pemakaian sehari-hari.

      Berikut di antaranya.

      1. Melihat Notifikasi Tanpa Harus Mengambil HP

      Ini mungkin salah satu fungsi smartwatch yang paling sering digunakan.

      Ketika smartwatch terhubung dengan smartphone, notifikasi dari aplikasi tertentu dapat diteruskan ke layar jam.

      WhatsApp masuk, misalnya. Pergelangan tangan bergetar, kita melihat layarnya, kemudian bisa memutuskan apakah pesan tersebut perlu segera dibuka atau bisa dibaca nanti.

      Fungsi ini terasa berguna ketika sedang bekerja, berjalan, makan, atau saat HP berada di dalam tas.

      Namun ada satu hal yang sering membuat pengguna baru salah paham.

      Menerima notifikasi tidak selalu berarti smartwatch bisa membalas pesan.

      Pada banyak smartwatch, kita hanya dapat membaca isi notifikasi. Kemampuan membalas pesan bergantung pada sistem operasi, aplikasi, dan dukungan dari smartwatch yang digunakan.

      Karena itu, kalau kemampuan membalas pesan merupakan fitur yang penting bagi Anda, periksa terlebih dahulu spesifikasi produknya.

      2. Menerima Panggilan dari Pergelangan Tangan

      Smartwatch dengan fitur Bluetooth Calling biasanya dilengkapi mikrofon dan speaker.

      Ketika terhubung dengan smartphone, panggilan dapat diterima melalui smartwatch.

      Apakah fitur ini benar-benar berguna?

      Tergantung kondisi.

      Kalau sedang berada di tempat ramai, kami tetap lebih nyaman menggunakan smartphone atau earphone. Tetapi untuk percakapan singkat, Bluetooth Calling cukup praktis.

      Misalnya ketika HP berada beberapa meter dari kita dan tiba-tiba ada panggilan masuk.

      Daripada mencari HP terlebih dahulu, panggilan bisa diterima dari jam.

      Perlu diperhatikan bahwa pada smartwatch Bluetooth biasa, fitur ini tetap bergantung pada smartphone. Jadi jangan menyamakan Bluetooth Calling dengan smartwatch yang mempunyai koneksi seluler mandiri.

      3. Menghitung Langkah Kaki

      Fitur penghitung langkah mungkin terdengar sangat sederhana.

      Anehnya, justru fitur inilah yang bisa membuat penggunaan smartwatch terasa menarik.

      Setelah beberapa hari memakai smartwatch, kita mulai mempunyai gambaran mengenai aktivitas sendiri.

      Hari yang banyak berjalan akan terlihat berbeda dibandingkan hari ketika sebagian besar waktu dihabiskan dengan duduk.

      Kadang muncul keinginan sederhana seperti:

      “Kurang sedikit lagi, sekalian genapkan langkah hari ini.”

      Hal seperti ini dapat menjadi dorongan kecil untuk lebih banyak bergerak.

      Namun angka langkah pada smartwatch tetap merupakan hasil pengukuran sensor dan algoritma. Sesekali gerakan tangan tertentu juga dapat memengaruhi pembacaan.

      Jadi tidak perlu terlalu terobsesi dengan angka yang benar-benar presisi.

      Lebih baik gunakan sebagai gambaran aktivitas harian.

      4. Membantu Saat Berolahraga

      Saat berolahraga, manfaat smartwatch mulai terasa lebih jelas.

      Kita dapat mengaktifkan mode olahraga sebelum mulai berjalan, berlari, bersepeda, atau melakukan aktivitas lainnya.

      Smartwatch kemudian mencatat beberapa data sesuai kemampuan perangkat, misalnya:

      ·         durasi aktivitas,

      ·         jumlah langkah,

      ·         estimasi kalori,

      ·         detak jantung,

      ·         jarak,

      ·         kecepatan,

      ·         dan rute pada perangkat yang mendukung GPS.

      Data seperti ini membuat olahraga terasa lebih terukur.

      Tetapi ada satu hal yang menurut kami sering luput ketika memilih smartwatch.

      Jumlah mode olahraga yang sangat banyak belum tentu penting.

      Smartwatch dengan 100 atau 150 mode olahraga terdengar mengesankan di iklan. Kenyataannya, sebagian pengguna mungkin hanya rutin menggunakan dua atau tiga mode.

      Karena itu, lebih baik memastikan olahraga yang sering dilakukan memang didukung dengan baik.

      5. Melihat Detak Jantung Saat Beraktivitas

      Sensor detak jantung sekarang sudah cukup umum ditemukan pada smartwatch.

      Biasanya sensor optik berada di bagian belakang jam dan akan menyala ketika melakukan pengukuran.

      Dalam penggunaan sehari-hari, fitur ini menarik untuk melihat perubahan detak jantung ketika sedang beristirahat dan beraktivitas.

      Ketika berolahraga, misalnya, kita dapat melihat bagaimana denyut jantung berubah seiring meningkatnya intensitas aktivitas.

      Tetapi kami selalu menyarankan pengguna memahami satu batasan penting:

      smartwatch bukan alat diagnosis medis.

      Data dari smartwatch sebaiknya digunakan sebagai informasi pendukung mengenai aktivitas dan tren, bukan sebagai dasar untuk mendiagnosis penyakit.

      Jika terdapat keluhan kesehatan atau hasil pengukuran yang terasa tidak wajar, pemeriksaan menggunakan perangkat medis yang sesuai dan konsultasi dengan tenaga kesehatan tetap lebih tepat.

      6. Membantu Mengenali Kebiasaan Tidur

      Kalau smartwatch cukup nyaman dipakai semalaman, fitur sleep monitoring bisa menjadi salah satu fitur yang menarik untuk dicoba.

      Smartwatch tertentu dapat memperkirakan kapan kita mulai tidur, berapa lama tidur, dan memberikan informasi lain berdasarkan sensor serta algoritma perangkat.

      Yang menarik sebenarnya bukan hanya melihat skor tidur.

      Setelah data terkumpul beberapa hari, kita bisa mulai mengenali kebiasaan sendiri.

      Misalnya:

      “Kenapa setiap Senin durasi tidur saya lebih pendek?”

      atau

      “Ternyata beberapa hari ini saya tidur jauh lebih malam dari biasanya.”

      Informasi seperti itulah yang menurut kami lebih berguna.

      Sekali lagi, data tersebut merupakan estimasi dari perangkat wearable dan bukan pemeriksaan tidur medis.

      7. Mengontrol Musik Tanpa Membuka HP

      Fitur kontrol musik termasuk salah satu fungsi yang kelihatannya tidak terlalu penting sampai kita benar-benar menggunakannya.

      Bayangkan sedang berjalan atau berolahraga sambil mendengarkan musik menggunakan earphone.

      Kemudian ingin mengganti lagu.

      Daripada mengeluarkan smartphone, pada smartwatch yang mendukung kontrol musik kita cukup membuka kontrol pemutar musik dari jam.

      Biasanya tersedia fungsi dasar seperti play, pause, lagu berikutnya, atau lagu sebelumnya.

      Sederhana, tetapi nyaman.

      Perlu dibedakan juga antara mengontrol musik dari smartphone dan smartwatch yang benar-benar dapat menyimpan atau memutar musik secara mandiri. Kemampuan tersebut berbeda pada setiap perangkat.

      8. Alarm, Timer, dan Stopwatch

      Ini mungkin bukan fitur yang membuat seseorang membeli smartwatch.

      Tetapi setelah smartwatch digunakan setiap hari, alarm dan timer justru cukup sering terpakai.

      Timer dapat digunakan ketika memasak, berolahraga, bekerja dengan batas waktu tertentu, atau sekadar mengingatkan sesuatu.

      Alarm dari smartwatch juga mempunyai kelebihan tersendiri karena notifikasinya terasa langsung di pergelangan tangan melalui getaran.

      Stopwatch pun praktis digunakan karena tidak perlu mencari smartphone terlebih dahulu.

      Fitur-fitur sederhana seperti inilah yang sering membuat smartwatch terasa seperti perangkat yang benar-benar menemani aktivitas sehari-hari.

      9. Membantu Menemukan Smartphone

      Pernah menaruh HP kemudian lupa diletakkan di mana?

      Kalau smartwatch mempunyai fitur Find Phone, fitur kecil ini bisa sangat membantu.

      Saat diaktifkan dari smartwatch, smartphone yang masih terhubung biasanya akan mengeluarkan suara atau memberikan tanda tertentu.

      Untuk HP yang ternyata hanya terselip di sofa, tertutup selimut, atau tertinggal di meja ruangan sebelah, fitur ini sangat praktis.

      Tentu saja kemampuan tersebut biasanya membutuhkan koneksi antara smartwatch dan smartphone.

      Kalau smartphone sudah berada jauh di luar jangkauan koneksi, fitur Find Phone berbasis Bluetooth tidak dapat bekerja seperti pelacak lokasi jarak jauh.

      10. Mengurangi Kebiasaan Membuka Smartphone

      Menurut kami, ini justru salah satu manfaat smartwatch yang jarang dibicarakan.

      Smartwatch memang terhubung dengan smartphone, tetapi dalam kondisi tertentu justru membuat kita lebih jarang membuka smartphone.

      Misalnya ada notifikasi masuk.

      Tanpa smartwatch, kita membuka HP untuk mengecek pesan. Setelah itu mungkin tanpa sadar membuka media sosial, melihat video, atau aplikasi lainnya.

      Awalnya hanya ingin mengecek satu notifikasi, tetapi akhirnya menghabiskan waktu beberapa menit.

      Dengan smartwatch, kita bisa melihat sekilas isi notifikasi dan kembali melanjutkan aktivitas.

      Memang tidak otomatis membuat seseorang menjadi lebih produktif.

      Tetapi setidaknya kita mempunyai pilihan untuk mengetahui informasi penting tanpa selalu membuka layar smartphone.

      Fitur Banyak Belum Tentu Lebih Berguna

      Saat mencari smartwatch, mudah sekali tergoda dengan angka.

      100+ mode olahraga.

      Puluhan watch face.

      Berbagai sensor.

      Ratusan fitur.

      Semakin banyak tentu terlihat semakin menarik.

      Tetapi setelah terbiasa menggunakan smartwatch, kami justru melihat bahwa kualitas pengalaman menggunakan fitur lebih penting daripada jumlah fiturnya.

      Notifikasi yang stabil lebih berguna daripada puluhan fitur yang jarang dibuka.

      Layar yang mudah dilihat di luar ruangan bisa lebih berarti daripada ratusan watch face.

      Baterai yang sesuai dengan pola penggunaan juga dapat lebih penting daripada fitur tambahan yang hanya dicoba sekali.

      Karena itu, sebelum membeli smartwatch, jangan hanya menghitung berapa banyak fitur yang ditawarkan.

      Pikirkan juga fitur mana yang benar-benar akan digunakan.

      Apakah Semua Smartwatch Memiliki Fungsi yang Sama?

      Tidak.

      Dua smartwatch yang terlihat mirip dapat mempunyai kemampuan yang sangat berbeda.

      Ada smartwatch yang hanya dapat menampilkan notifikasi, sementara perangkat lain memungkinkan interaksi yang lebih jauh.

      Ada smartwatch yang menggunakan GPS smartphone, ada pula yang mempunyai GPS bawaan.

      Ada perangkat dengan Bluetooth Calling dan ada yang tidak.

      Jenis sensor, kualitas layar, aplikasi pendamping, kompatibilitas smartphone, ketahanan terhadap air, serta daya tahan baterainya juga dapat berbeda.

      Karena itu, selalu periksa spesifikasi model smartwatch yang akan dibeli, bukan hanya mengandalkan tampilan fisiknya.

      Fungsi Mana yang Paling Penting?

      Kalau digunakan untuk aktivitas sehari-hari, kami biasanya lebih memperhatikan beberapa hal dasar terlebih dahulu:

      notifikasi, kenyamanan penggunaan, layar, baterai, koneksi dengan smartphone, dan aktivitas harian.

      Setelah kebutuhan tersebut terpenuhi, barulah fitur lain menjadi pertimbangan.

      Pengguna yang sering berolahraga mungkin lebih membutuhkan GPS dan data aktivitas.

      Orang yang sering menerima telepon mungkin lebih tertarik dengan Bluetooth Calling.

      Sementara pengguna yang lebih mementingkan penampilan mungkin memilih smartwatch berdasarkan desain dan kualitas layarnya.

      Tidak ada satu smartwatch yang paling cocok untuk semua orang.

      Kesimpulan

      Smartwatch mempunyai banyak fungsi, tetapi manfaat sebenarnya baru terasa ketika fitur tersebut sesuai dengan aktivitas kita sehari-hari.

      Melihat notifikasi tanpa mengambil HP, menerima panggilan, menghitung langkah, mencatat olahraga, melihat detak jantung, memantau kebiasaan tidur, mengontrol musik, menggunakan timer, sampai menemukan smartphone yang terselip merupakan beberapa contoh fungsi yang memang dapat digunakan dalam kehidupan sehari-hari.

      Namun jangan menjadikan jumlah fitur sebagai satu-satunya ukuran kualitas smartwatch.

      Setelah cukup lama menggunakan jam tangan pintar, biasanya kita akan menyadari bahwa hanya beberapa fitur yang benar-benar digunakan berulang kali.

      Dan justru itulah yang terpenting.

      Smartwatch yang tepat bukan smartwatch dengan fitur paling banyak, tetapi smartwatch yang mempunyai fitur yang benar-benar kita gunakan.

       

      Baca juga:

      Loading...
      Tambahkan komentar

      0 Komentar

      Tulis komentar
      Next Post
      Next Post

      Info

      Info
      • 59 Street, 06 Lane, Newyork
      • +0123456789
      • info@domainku.com