GUM0GfM5TSr5GUYiBUd7TUCpTA==
0
    0
      Breaking News

      Apakah Smartwatch Aman Dipakai Berenang? Ini yang Harus Diperhatikan

      Apakah smartwatch IP68 atau 5ATM aman untuk berenang? Pelajari arti tahan air, penggunaan di kolam dan laut, cara mengeringkan smartwatch.

       


      Apakah Smartwatch Aman Dipakai Berenang? Jangan Hanya Lihat Tulisan Waterproof

      Melihat smartwatch dengan tulisan waterproof, IP68, atau 5ATM memang membuat kita lebih percaya diri ketika berada dekat air.

      Cuci tangan? Aman.

      Kehujanan? Seharusnya tidak masalah.

      Lalu muncul pertanyaan berikutnya:

      Kalau dipakai berenang, aman juga dong?

      Nah, bagian ini yang sering membuat salah paham.

      Dari berbagai smartwatch yang pernah kami gunakan dan temui, kami justru cukup berhati-hati ketika ada pengguna yang bertanya apakah sebuah smartwatch boleh dibawa berenang.

      Sebab jawabannya tidak cukup hanya melihat tulisan “waterproof” di kotaknya.

      Bahkan tulisan IP68 sekalipun belum otomatis membuat sebuah smartwatch cocok digunakan berenang.

      Ada perbedaan antara smartwatch yang tahan terhadap air dan smartwatch yang memang dirancang serta dinyatakan dapat digunakan untuk aktivitas berenang.

      Mari kita bahas supaya smartwatch yang baru dibeli tidak justru bermasalah gara-gara salah memahami ketahanan airnya.

      Tahan Air dan Bisa Dipakai Berenang Itu Belum Tentu Sama

      Ini hal pertama yang perlu dipahami.

      Smartwatch dengan kemampuan tahan air memang mempunyai perlindungan terhadap masuknya air berdasarkan standar tertentu.

      Namun kondisi air yang dihadapi perangkat bisa sangat berbeda.

      Smartwatch terkena beberapa tetes air ketika mencuci tangan tentu berbeda dengan berada di kolam selama 30 menit.

      Begitu pula ketika berenang.

      Tangan terus bergerak. Smartwatch terus menerus masuk dan keluar dari air. Ada perubahan tekanan dan gerakan yang tidak terjadi ketika perangkat hanya diam.

      Karena itu, kami lebih suka menggunakan istilah water resistant atau tahan air daripada menganggap sebuah perangkat benar-benar kebal terhadap air.

      Smartwatch IP68 Apakah Bisa Dipakai Berenang?

      Ini mungkin pertanyaan yang paling sering muncul.

      Jawaban amannya adalah:

      Jangan menentukan hanya berdasarkan IP68.

      IP68 merupakan rating perlindungan terhadap debu dan masuknya air berdasarkan kondisi pengujian tertentu.

      Namun IP68 sendiri tidak otomatis berarti produsen mengizinkan perangkat digunakan untuk berenang.

      Ada perangkat IP68 yang produsennya tidak merekomendasikan penggunaan untuk berenang.

      Sebaliknya, ada smartwatch yang memang dirancang untuk aktivitas air dan mempunyai petunjuk penggunaan berenang yang jelas.

      Karena itu, kalau ingin membeli smartwatch untuk berenang, jangan berhenti membaca spesifikasi setelah menemukan tulisan:

      IP68 Waterproof

      Lanjutkan mencari informasi:

      Apakah produsen secara resmi menyebut smartwatch tersebut dapat digunakan untuk berenang?

      Menurut kami, pertanyaan kedua jauh lebih penting.

      Kalau 5ATM Bagaimana?

      Rating 5ATM cukup sering ditemukan pada smartwatch yang lebih serius dalam urusan aktivitas air.

      Secara sederhana, 5ATM menunjukkan kemampuan perangkat menghadapi tekanan air sesuai standar pengujian tertentu.

      Tetapi ada kesalahan pemahaman yang cukup umum.

      Kita melihat:

      5ATM = 50 meter

      Kemudian menyimpulkan:

      “Berarti saya bisa menyelam sampai kedalaman 50 meter.”

      Tidak begitu cara membacanya.

      Angka tersebut berkaitan dengan tekanan dalam kondisi pengujian, bukan jaminan bahwa perangkat dapat digunakan untuk semua jenis aktivitas air hingga kedalaman tersebut.

      Untuk berenang, tetap lihat rekomendasi produsennya.

      Kalau sebuah smartwatch mempunyai rating 5ATM dan produsennya secara eksplisit menyatakan mendukung berenang, barulah informasi tersebut lebih relevan.

      Mengapa Ada Mode Swimming di Smartwatch?

      Kalau smartwatch memang dirancang untuk aktivitas berenang, biasanya kita dapat menemukan mode olahraga seperti:

      Pool Swimming

      Open Water Swimming

      atau sekadar:

      Swimming

      Fitur tersebut bukan hanya hiasan menu.

      Pada smartwatch tertentu, mode berenang dapat digunakan untuk mencatat durasi aktivitas, jumlah putaran, jarak, gaya renang, atau informasi lainnya tergantung kemampuan perangkat.

      Beberapa smartwatch juga mempunyai mekanisme untuk mengunci layar sentuh ketika berada di air.

      Ini masuk akal karena air yang mengenai layar dapat dianggap sebagai sentuhan.

      Namun sekali lagi, jangan hanya melihat adanya ikon berenang.

      Pastikan juga dokumentasi perangkat memang mengizinkan penggunaan di air.

      Kenapa Layar Smartwatch Sulit Digunakan di Dalam Air?

      Kalau pernah mencoba menyentuh layar smartphone dengan tangan basah, kita sudah mempunyai gambaran.

      Layar sentuh kapasitif dapat bereaksi berbeda ketika terkena air.

      Pada smartwatch, tetesan air terkadang dapat memicu sentuhan yang tidak disengaja.

      Itulah sebabnya beberapa smartwatch mempunyai fitur Water Lock atau penguncian layar saat berenang.

      Ketika fitur tersebut aktif, layar sentuh dapat dibatasi sementara sehingga air tidak mudah mengubah pengaturan.

      Setelah selesai berenang, pengguna biasanya perlu membuka penguncian tersebut menggunakan prosedur tertentu.

      Cara kerjanya berbeda pada setiap perangkat.

      Bagaimana dengan Speaker Smartwatch Setelah Berenang?

      Smartwatch yang mempunyai Bluetooth Calling biasanya dilengkapi speaker.

      Setelah terkena air, jangan heran kalau suara speaker sementara terdengar:

      lebih kecil, sedikit teredam, atau kurang jelas.

      Air dapat berada di area lubang speaker.

      Beberapa smartwatch mempunyai fitur water eject atau mekanisme pengeluaran air menggunakan getaran/suara dari speaker.

      Kalau perangkat memilikinya, gunakan sesuai petunjuk.

      Jangan memasukkan jarum, tusuk gigi, atau benda lain ke lubang speaker untuk mencoba mengeluarkan air.

      Cara seperti itu justru berisiko merusak komponen.

      Biarkan perangkat mengering sesuai petunjuk produsennya.

      Jangan Langsung Mengisi Daya Setelah Smartwatch Basah

      Ini kebiasaan yang menurut kami sangat penting.

      Selesai berenang, baterai smartwatch tinggal sedikit.

      Kemudian smartwatch langsung ditempelkan ke charger.

      Sebaiknya jangan terburu-buru.

      Pastikan smartwatch dan area kontak pengisian daya sudah benar-benar kering sebelum melakukan charging.

      Air atau kelembapan pada area kontak pengisian dapat menimbulkan masalah.

      Keringkan perangkat sesuai petunjuk produsen dan berikan waktu yang cukup sebelum mengisi daya.

      Lebih baik menunggu daripada mengambil risiko hanya karena ingin baterai segera penuh.

      Bagaimana Kalau Berenang di Kolam Renang?

      Air kolam renang bukan hanya air biasa.

      Kolam dapat menggunakan klorin atau bahan kimia lain untuk menjaga kualitas air.

      Karena itu, meskipun smartwatch memang mendukung berenang, perawatan setelah digunakan tetap penting.

      Beberapa produsen merekomendasikan pembilasan dengan air bersih setelah perangkat terkena air kolam.

      Ikuti petunjuk yang diberikan untuk model smartwatch masing-masing.

      Yang sebaiknya tidak dilakukan adalah menganggap:

      “Sudah 5ATM, berarti tidak perlu dirawat.”

      Ketahanan air dan perawatan perangkat merupakan dua hal berbeda.

      Bagaimana dengan Berenang di Laut?

      Ini perlu perhatian lebih.

      Air laut mengandung garam.

      Garam yang tertinggal pada smartwatch dapat menumpuk pada celah casing, tombol, speaker, atau bagian strap.

      Kalau smartwatch memang secara resmi boleh digunakan di laut, biasanya tetap ada petunjuk perawatan setelah penggunaan.

      Umumnya perangkat perlu dibersihkan sesuai instruksi produsen setelah terkena air laut.

      Jangan membiarkan air laut mengering begitu saja pada smartwatch berkali-kali hanya karena perangkat mempunyai rating tahan air.

      Bolehkah Smartwatch Dipakai Snorkeling?

      Jangan otomatis menganggap berenang dan snorkeling merupakan aktivitas yang sama.

      Ketika snorkeling, perangkat dapat mengalami kondisi penggunaan dan kedalaman yang berbeda.

      Beberapa smartwatch memang mempunyai kemampuan untuk aktivitas air tertentu, sementara yang lain hanya direkomendasikan untuk berenang di permukaan atau kolam.

      Karena itu, lihat batas penggunaan dari produsennya.

      Kalau aktivitasnya sudah masuk ke diving atau penyelaman dengan tekanan lebih tinggi, gunakan perangkat yang memang dirancang dan disertifikasi untuk aktivitas tersebut.

      Smartwatch biasa tidak seharusnya diperlakukan seperti dive computer.

      Kalau Dipakai Mandi Sekalian, Aman Tidak?

      Menariknya, smartwatch yang boleh digunakan berenang belum tentu berarti kami menyarankan memakainya ketika mandi.

      Mengapa?

      Karena mandi melibatkan lebih dari sekadar air.

      Ada sabun.

      Ada sampo.

      Kadang menggunakan air hangat atau panas.

      Ada pula uap.

      Bahan kimia dan suhu tinggi dapat memberikan kondisi berbeda terhadap seal serta material perangkat.

      Jadi kalau tidak ada kebutuhan khusus, kami biasanya memilih:

      lepas smartwatch ketika mandi.

      Hanya beberapa menit, dan smartwatch juga mendapatkan kesempatan untuk dibersihkan serta pergelangan tangan bisa beristirahat.

      Air Panas Lebih Baik Dihindari

      Ini berlaku bukan hanya untuk mandi.

      Jacuzzi, sauna, sumber air panas, atau lingkungan dengan suhu tinggi sebaiknya tidak dianggap aman hanya karena smartwatch mempunyai rating 5ATM.

      Ketahanan terhadap tekanan air bukan berarti ketahanan terhadap semua temperatur.

      Suhu tinggi dapat memengaruhi baterai, perekat, seal, dan berbagai material di dalam perangkat.

      Karena itu, selalu pisahkan konsep:

      tahan air

      dengan

      tahan panas.

      Keduanya bukan hal yang sama.

      Jangan Menekan Tombol di Dalam Air Sembarangan

      Smartwatch rugged sering mempunyai beberapa tombol fisik.

      Ketika berenang, mungkin terasa natural untuk menekan tombol agar berpindah menu.

      Namun jangan melakukan hal tersebut kecuali petunjuk perangkat memang menyatakan tombol dapat digunakan di bawah air.

      Pada beberapa desain, tekanan pada tombol dapat memengaruhi perlindungan terhadap air.

      Smartwatch yang memang dibuat untuk olahraga air biasanya mempunyai prosedur pengoperasian yang jelas.

      Ikuti prosedur tersebut.

      Bagaimana Kalau Smartwatch Tidak Sengaja Jatuh ke Air?

      Kalau smartwatch mempunyai rating ketahanan air yang sesuai dan jatuh sebentar ke air dalam kondisi yang masih berada dalam batas spesifikasinya, tidak perlu langsung panik.

      Angkat perangkat.

      Keringkan bagian luarnya.

      Ikuti petunjuk pembersihan dan pengeringan dari produsen.

      Yang sebaiknya jangan dilakukan adalah langsung menghubungkannya ke charger untuk “mengecek apakah masih hidup”.

      Pastikan area pengisian benar-benar kering terlebih dahulu.

      Kalau muncul gejala aneh setelah terkena air, matikan perangkat jika petunjuk memungkinkan dan hubungi layanan purnajual.

      Smartwatch Sudah Pernah Jatuh, Masih Aman Dibawa Berenang?

      Nah, ini situasi yang menurut kami perlu lebih berhati-hati.

      Rating ketahanan air diberikan ketika perangkat berada dalam kondisi yang memenuhi spesifikasinya.

      Kalau smartwatch pernah jatuh keras, casing retak, layar terangkat, tombol rusak, atau pernah dibongkar, kondisi perlindungan airnya bisa berubah.

      Secara visual mungkin smartwatch masih terlihat normal.

      Tetapi kita tidak dapat memastikan kondisi seal di dalamnya hanya dengan melihat bagian luar.

      Kalau terdapat kerusakan fisik, jangan terlalu percaya diri membawanya berenang hanya karena dahulu mempunyai rating 5ATM atau IP68.

      Apakah Ketahanan Air Smartwatch Permanen?

      Tidak sebaiknya dianggap permanen.

      Smartwatch dipakai hampir setiap hari.

      Terkena keringat, panas, perubahan suhu, benturan kecil, debu, dan berbagai kondisi lainnya.

      Material dapat mengalami penuaan.

      Seal juga tidak selamanya berada dalam kondisi seperti ketika perangkat masih baru.

      Karena itu, smartwatch berusia beberapa tahun sebaiknya diperlakukan lebih hati-hati dibanding ketika baru keluar dari kotak.

      Apakah Kerusakan Karena Air Ditanggung Garansi?

      Belum tentu.

      Ini salah satu bagian yang sering mengejutkan pengguna.

      Sebuah smartwatch dapat dipasarkan mempunyai kemampuan tahan air, tetapi kebijakan garansinya mungkin mempunyai ketentuan khusus mengenai kerusakan akibat cairan.

      Karena itu, sebelum membawa smartwatch baru berenang, baca dua hal:

      spesifikasi ketahanan air

      dan

      ketentuan garansi.

      Jangan menganggap keduanya sama.

      Kalau ragu, tanyakan kepada penjual atau layanan resmi sebelum digunakan.

      Cara Mengetahui Smartwatch Cocok untuk Berenang

      Kalau memang mencari smartwatch khusus untuk berenang, kami biasanya tidak hanya melihat satu spesifikasi.

      Periksa beberapa hal berikut:

      1.      Rating ketahanan air yang jelas.

      2.      Produsen secara resmi menyatakan perangkat mendukung berenang.

      3.      Tersedia mode Swimming jika ingin merekam aktivitas.

      4.      Ada petunjuk penggunaan di dalam air.

      5.      Ada informasi mengenai perawatan setelah berenang.

      6.      Ketentuan garansi dapat dipahami dengan jelas.

      Kalau informasi produknya hanya mengatakan “waterproof” tanpa menjelaskan standar atau batas penggunaannya, kami justru akan lebih berhati-hati.

      Kesalahan yang Sebaiknya Dihindari

      Ada beberapa kebiasaan yang sering kami lihat dan sebenarnya tidak perlu dilakukan.

      Jangan sengaja merendam smartwatch baru hanya untuk mengetes waterproof.

      Jangan membawa smartwatch IP68 berenang hanya karena melihat angka 8.

      Jangan mengisi daya smartwatch ketika bagian belakangnya masih basah.

      Jangan menusuk lubang speaker untuk mengeluarkan air.

      Jangan memakai smartwatch di sauna hanya karena tahan air.

      Dan jangan menganggap smartwatch yang sudah pernah terbentur keras masih mempunyai kemampuan ketahanan air yang sama seperti ketika baru.

      Hal-hal sederhana seperti ini justru dapat memperpanjang usia penggunaan smartwatch.

      Jadi, Apakah Smartwatch Aman Dipakai Berenang?

      Bisa, jika smartwatch tersebut memang dirancang dan dinyatakan oleh produsennya cocok untuk berenang.

      Itulah jawaban yang menurut kami paling aman.

      Jangan menentukan hanya dari istilah waterproof.

      Jangan pula hanya dari IP68.

      Cari tahu rating perangkat, rekomendasi produsen, jenis aktivitas air yang didukung, dan petunjuk perawatannya.

      Kalau produsennya hanya menyebut perangkat tahan percikan atau tidak secara jelas mendukung berenang, kami lebih memilih tidak membawanya ke kolam.

      Smartwatch bukan barang yang perlu kita uji batasnya setiap hari.

      Kesimpulan

      Smartwatch memang semakin tangguh terhadap air, tetapi tahan air tidak selalu berarti aman untuk berenang.

      IP68, 5ATM, dan rating lainnya memberikan informasi penting mengenai perlindungan perangkat, tetapi kemampuan sebenarnya tetap perlu dibaca bersama dengan petunjuk penggunaan dari produsennya.

      Kalau smartwatch memang mendukung berenang, gunakan sesuai batas yang diberikan.

      Setelah berenang, bersihkan dan keringkan perangkat sesuai petunjuk. Pastikan area charging sudah kering sebelum mengisi daya.

      Hindari air panas, sauna, bahan kimia, serta penggunaan di luar kemampuan yang dinyatakan produsen.

      Dari pengalaman menggunakan smartwatch, kami lebih memilih sedikit berhati-hati daripada harus mengetahui batas ketahanan air sebuah smartwatch dengan cara yang mahal:

      setelah jamnya terlanjur rusak.

      Jadi sebelum melompat ke kolam, lihat smartwatch di pergelangan tangan dan tanyakan satu hal sederhana:

      “Produsennya memang bilang jam ini boleh dipakai berenang, atau saya hanya berasumsi karena ada tulisan waterproof?”

      Perbedaannya sangat penting.

       

      Baca juga:

      Loading...
      Tambahkan komentar

      0 Komentar

      Tulis komentar
      Next Post
      Next Post

      Info

      Info
      • 59 Street, 06 Lane, Newyork
      • +0123456789
      • info@domainku.com